Sambut New Normal, PPKH Kecamatan Sidomulyo Gelar Rakor dan Pembukaan FDS

by -194 views
Rapat Koordinasi Kecamatan (rakorcam), sekaligus membuka Family Development Session (FDS) / Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), foto : As.

LAMPUNG SELATAN – Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PPKH) Kecamatan Sidomulyo menggelar Rapat Koordinasi Kecamatan (rakorcam), sekaligus membuka Family Development Session (FDS) / Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) di era new normal, kegiatan di gelar di desa Suak, Rabu (2/9/20).

Hadir dalam kesempatan itu kordinator PKH lampung Selatan 2 Ahmad Salasi, Kepala Dinas Sosial (Kadissos) Kabupaten Lampung Selatan, Dulkahar, Sekretaris Kecamatan Sidomulyo Erman Suheri, dan Kades Desa Suak, Juli Wahyudin.

Kegiatan yang dilaksanakan di pantai muara indah desa suak kecamatan sidomulyo, sekaligus bertujuan untuk mengenalkan salah satu destinasi wisata yang ada di kecamatan sidomulyo tersebut.

Dalam kesempatan rapat koordinasi dan pembukaan FDS di era new normal, kordinator Program Keluarga Harapan (PKH) menyampaikan beberapa poin.

Pertama mengintruksikan kepada semua pendamping untuk bisa menggraduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH minimal 10 persen, dan meminta kepada KPM PKH yang sudah mampu untuk mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.

Kedua meminta di galakkan Gerakan KPM pegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sendiri untuk memastikan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tepat sasaran. Pasalnya di tenggarai masih ada indikasi KKS yang tidak dipegang langsung oleh KPM PKH.

“Saya minta kepada pendamping PKH di lapangan untuk mendukung target Kementrian Sosial (Kemensos) untuk menggraduasi minimal 10 persen peserta PKH, dan kepada ibu KPM PKH yang sudah sejahtera untuk mengundurkan diri, serta memastikan KKS benar-benar bisa dipegang sendiri oleh KPM untuk mengurangi resiko penyalahgunaan,” ujarnya.

Sementara itu kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Dulkahar menyampaikan apresiasi kepada pendamping kecamatan Sidomulyo yang telah bekerja dengan baik.

“Alhamdulillah di Kecamatan Sidomulyo tidak pernah terdengar yang aneh-aneh, ini maknanya pendamping PKH nya bekerja dengan baik dan maksimal, saya juga mendorong ditingkatkan soliditas antar pendamping, saling mendukung dan bekerjasama yang baik antar pendamping sangat penting, kekompakan pendamping sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan PKH, tingkatkan juga koordinasi dengan desa, memastikan program labeling untuk rumah KPM PKH untuk bisa dilanjutkan kembali,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Sosial juga meminta Desa untuk aktif dalam mengupdate Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Saya minta ke pak Kades untuk bisa terus mengupdate data DTKS itu sangat penting, karena dari data itulah calon peserta PKH diambil, jadi kalau itu tidak dikerjakan pak kades berdosa, kalau pak Kades berdosa saya juga ikut berdosa, karena nanti ada orang miskin yang mestinya bisa dapat bansos PKH tidak bisa dapat gara-gara tidak masuk DTKS,” jelasnya.

(As)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.