Ditolak Klinik dan RS Karena Positif Covid-19, Martini Warga Desa Banjarsuri Ahirnya Melahirkan

by -284 Views
Imania Bidan Desa Banjarsuri Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN – Martini (35) Ibu Hamil (Bumil) warga Dusun Rancasadang Desa Banjarsuri Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan (Lamsel), yang ditolak oleh sebuah klinik ternama di Kalianda dan beberapa Rumah Sakit (RS) karena dinyatakan positif Covid-19, ahirnya melahirkan.

Martini akhirnya melahirkan bayinya dengan normal dan sehat di RS Airan Raya di Way Huwi Kecamatan Jati Agung, Minggu (18/7) sekitar pukul 16.30 WIB dengan berat sekitar 2,5 kg, dengan jenis kelamin perempuan.

“Alhamdulillah Martini udah melahirkan dengan normal dan sehat, dimana sebelumnya rencana akan di lakukan operasi sesar,” kata Imania yang kerap disapa Nia, Senin (19/7/2021) pagi.

Imania mengatakan, perkiraan kemarin Ibu Martini akan melahirkan di bulan awal bulan Agustus, menurutnya dari awal periksa kandungannya kepadanya, dirinya tak hentinya memberikan saran agar tetap semangat kepada ibu Martini.

“Dimasa pandemi saat ini akan terkendala situasi dan kondisi,” pungkasnya.

Disinggung bagaimana cerita perjuangan Ibu Martini dan keluarganya saat hendak melahirkan ditolak oleh sebuah klinik di Kalianda dan beberapa RS karena positif covid-19.

Nia mengatakan, Martini jelang kelahiran anaknya di rujuk ke Klinik dr. Eni di Kalianda, namun sebelumnya Martini menjalani test swab dengan hasil positif covid-19 pada sabtu (17/7), awalnya semua baik-baik saja, bahkan yang bersangkutan sudah mendaftar juga.

“Saat itu kondisinya sudah harus segera menjalani penanganan, ditambah lagi Martini mulai mengeluarkan air ketuban,” kata dia.

Namun sebagaimana prosedur yang berlaku di Klinik tersebut, setiap pasien yang akan menjalani bersalin harus menjalani swab antigen terlebih dahulu.

“Siapa sangka hasil tes menyatakan Martini positif Covid-19, sehingga pihak Klinik memutuskan membatalkan dengan alasan tidak memiliki kamar,” kata dia.

Martini akhirnya di beri rujukan di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda (RSBB), setibanya disana karena pihak RS tidak dapat memberikan pelayanan, dengan alasan ruangan penuh, keluarga ibu Martini mau tak mau harus mencari bantuan lain dalam kondisi yang sudah darurat.

“Pihak keluarga kemudian meminta rujukan ke┬áRS di Bandar Lampung, namun kembali petugas di sana mengungkapkan bahwa ruangan rumah sakit tersebut juga sudah penuh,” ujarnya.

Hingga 6 RS nyatakan ruangannya telah penuh, terahir di RS Airan Raya di Way Huwi Jati Agung juga menolak. Merasa lelah berhentilah meraka di area parkiran RS tersebut Minggu (18/7) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Dari koordinasi semua pihak, akhirnya dia diminta mencoba menghubungi Dinas Kesehatan Lamsel, alhasil mendapat respon dan disuruh menghubungi pihak RS Airan Raya.

“Setelah mendapatkan memo Dinas Lamsel akhirnya Minggu (18/7) sekitar pukul 10.00 WIB, pasien di terima di RS Airan Raya di tempatkan di ruang isolasi,” tutur Nia.

Ditempat terpisah, Pjs Desa Banjarsuri Juliansyah membenarkan bahwa ada salah satu warganya yang hendak melahirkan sempat mendapat berbagai penolakan dari sebuah klinik dan beberapa rumah sakit yaitu Ibu Martini.

“Selamet suaminya ibu Martini kebetulan pada saat itu tinggal di rumah tidak ikut mengantarkan istrinya yang hendak melahirkan dikarenakan sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) akibat terkonfirmasi covid-19,” terangnya.

Juli menambahkan, semua berkat kordinasi dari semua pihak Satgas Kecamatan dan pihak Puskemas Sidomulyo hingga ke Dinas Kesehatan Lamsel.

“Ibu Martini mendapatkan ruangan di ruang isolasi RS Airan Raya hingga melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan,” ujarnya.

“Pjs Kepala Desa Banjarsuri, Juliansyah berharap kepada semua masyarakat untuk memerangi covid-19 dengan cara melakukan gerakan 5M protokol kesehatan pelengkap aksi 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi.

“Semoga wabah ini cepat berlalu agar kita semua dapat beraktivitas dengan aman,” tuturnya. (Met)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.