Geledah Rumah Terduga Teroris di Klaten Lamsel, Ini yang Dibawa Densus 88 Antiteror

by -1265 Views
Tim Densus 88 Antiteror Polri menggeledah rumah terduga teroris SW (47) di Gang WR. Supratman RT. 02, Dusun Karanganyar, Desa Klaten, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Sabtu (6/11/2021) siang. (Foto: Heri/lampungterkini.id)

LAMPUNG SELATAN—Pasca penangkapan terduga pelaku teroris SW (47) Jumat (5/11/2021) pagi kemarin sekitar pukul 07.40 WIB karena diduga terlibat dalam jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI). Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, melakukan penggeledahan rumah terduga pelaku teroris SW di Dusun Karanganyar, Desa Klaten, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Sabtu (6/11/2021).

Pantauan media lampungterkini.id dilokasi, beberapa personel Tim Densus 88 Antiteror bersenjata lengkap dan personel dari Polda Lampung mendatangi rumah bata merah ukuran 4×6 milik terduga pelaku teroris SW di Gang WR. Supratman RT 02 Dusun Karanganyar, Desa Klaten, Kecamatan Penengahan sekitar pukul 11.00 WIB.

Tim Densus 88 Antiteror, langsung menyebar di beberapa titik lokasi disekitar rumah terduga pelaku teroris SW untuk mengamankan lokasi. Warga sekitar, dilarang untuk mendekat sekitar lokasi rumah terduga pelaku tersebut.

Namun rumah terduga pelaku teroris SW, dalam keadaan sepi hanya ada anak SW yang masih usia 6 tahun. Sementara istri SW sedang pergi keluar rumah, berselang sekitar 15 menit kemudian istri SW pulang dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam.

Saat penggeledahan dan dimintai keterangan oleh tim Densus 88 Antiteror, istri terduga pelaku teroris SW sangat kooperatif. Penggeledahan tersebut, disaksikan pihak Polres Lampung Selatan, Kepala Desa (Kades), Kepala Dusun (Kadus)/Ketua RW serta Ketua RT setempat.

Sekitar pukul 12.30 WIB, Tim Densus keluar dari dalam rumah terduga pelaku teroris SW dan membawa sejumlah buku-buku yang disinyalir terkait paham radikalisme. Pada saat penggeledahan, situasi kondusif dan aman.

Tim Densus 88 Antiteror Polri mengamankan lokasi sekitar rumah terduga pelaku teroris SW (47), Sabtu (6/11/2021) siang. (Foto: Heri/lampungterkini.id)

Ketua RT setempat, Muda Mawardi saat ditemui di kediamannya usai ikut menyaksikan giat Densus 88 Antiteror, membenarkan adanya penggeledahan dilakukan oleh Tim Densus dirumah warganya berinsial SW tersebut.

“Tim Densus datang ke rumah SW sekitar pukul 11.00 siang, dan penggeledahan itu berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB,”ujarnya kepada lampungterkini.id, Sabtu (6/11/2021).

Muda mengatakan, dari penggeledahan dirumah SW, Tim Densus membawa sejumlah buku-buku dan juga majalah. Sejumlah barang bukti yang diamankan itu, disita dari dalam kamar pribadi SW. Tapi Ia tidak mengetahui secara pasti, mengenai buku-buku dan majalah yang diamankan tim Densus tersebut.

“Saya memang sempat melihat ada beberapa buku dan majalah yang diamankan, tapi saya tidak ikut masuk ke dalam kamar pribadi SW. Yang masuk dan menyaksikan itu Pak Kadus, saya duduk di ruang tengah menemani istri SW dan anaknya,”ungkapnya.

Selain itu, Muda juga mengaku, Ia tidak mengetahui secara pasti mengenai ada barang lainnya yang turut diamankan Tim Densus selain buku-buku dan majalah tersebut.

“Kalau sepengetahuan saya tadi di dalam rumahnya SW, ya itu hanya buku-buku dan majalah itu saja. kalau ada barang lainnya yang dibawa atau disita, saya tidak tau persis,”kata dia.

Saat disinggung terkait penangkapan SW, Muda mengaku tidak mengetahui mengenai penangkapan tersebut. Bahkan ia sendiri sempat kaget, adanya penangkapan salah satu warganya tersebut oleh Tim Densus 88 Antiteror, pada Jumat (5/11/2021) pagi kemarin.

“Saya benar nggak tahu sama sekali saat SW ini ditangkap, dan saya tahunya itu setelah pulang dari Sholat Jumat. Itupun saya taunya dari salah satu warga yang mengatakan ke saya, kalau SW katanya ditangkap sama Densus. Jadi hanya itu saja sepengetahuan saya,”tandasnya.

Berdasarkan keterangan yang didapat media lampungterkini.id dari warga setempat, terduga pelaku teroris SW kesehariannya bekerja sebagai petani penanam jagung. Sementara istrinya, selain mengajar ngaji juga berjualan madu. SW memiliki enam orang anak, salah satu anaknya sedang mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) di daerah Kabupaten Pringsewu.

Diketahui sebelumnya, selain terduga teroris SW (47), Tim Densus 88 Antitero Polri juga menangkap tiga terduga teroris lainnya pada Jumat (5/11/2021) pagi kemarin. Ketiganya adalah FR (37) yang ditangkap di rumahnya di Desa Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Jumat (5/11/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kemudian terduga teroris berinisial AA (42) ditangkap tidak jauh dari rumahnya di Desa Purwosari, Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, pada Jumat (5/11/2021) sekitar pukul 08.00 WIB dan terduga teroris berinisial NS (42) ditangkap saat berada di Jalan Raya Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, Jumat (5/11/2021) sekitar pukul 08.30 WIB.

Penangkapan keempat terduga teroris anggota Jamaah Islamiyah (JI) wilayah Lampung berinisial SW, FR, AA dan NS tersebut, masih dalam pengembangan dari penangkapan ketiga terduga pelaku sebelumnya yang dilakun Tim Densus 88 Antiteror pada 31 Oktober sampai 2 November 2021.

Ketiga terduga pelaku yang ditangkap itu adalah SU (61) diamankan di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, DRS (47) diamankan di Pringsewu dan SK (59) diamankan di Bantaranila, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Ketiga terduga pelaku tersebut ditangkap, diduga berkaitan dengan aktivitas penggalangan dana aksi terorisme menggunakan kotak amal melalui Yayasan Ishlahul Umat Lampung atau Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA).

Dari penangkapan ketiganya, Tim Densus 88 Antiteror mengamankan ratusan kotak amal LAZ BM ABA beserta anak kuncinya, puluhan bundel berkas, komputer, lima kotak buku, papan struktur organisasi, spanduk besar LAZ BM ABA, baju organisasi, buku-buku agama dan topi.

Selain itu juga, diamankan satu unit mobil minibus Toyota kijang warna biru BE 1189 BS yang digunakan untuk mengangkut kotak amal dan lainnya dari dua lokasi berbeda, yakni Kantor LAZ BM ABA Lampung di Jalan Mahoni 1, Lingkungan 1 Kecamatan Way Halim, Kota Bandarlampung dan Kantor cabang Yayasan Ishlahul Umat Lampung atau LAZ BM ABA di Pekon (Desa) Klaten, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. (Her/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.