LAMPUNG SELATAN – Mengawali musim tanam (MT I) tahun 2021, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DPTPHP) Kabupaten Lampung Selatan, menggelar gropyokan tikus di wilayah Kecamatan Sidomulyo, Rabu (10/2/21).
Dengan lokasi Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama Tikus meliputi areal persawahan di persawahan Desa Sidorejo dan Desa Sidowaluyo.
UPT Pertanian Sidomulyo, Didik Diky Setiawan mengatakan, Gerdal hama Tikus ini dilaksanakan karena terjadi serangan tikus yang cukup parah, di wilayah areal persawahan Desa Sidorejo dan Sidowaluyo, “untuk itu kami bersama Dinas Kabupaten Lampung Selatan dan Provinsi melaksanakan secara serentak bersama – sama,” kata dia.
Dirinya sangat mengapresiasi upaya para petani menekan populasi hama di lokasinya. Ia berpesan agar para petani lebih semangat untuk melaksanakan gropyokan tikus dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, demi keselamatan bersama.
“Kegiatan gropyokan tikus ini setidaknya kita bisa meminimalkan serangan hama tikus. Tentu harapan kami adalah terbinanya semangat rasa gotong-royong, kebersamaan di antara para petani. Kami tekankan agar kegiatan seperti ini terlaksana di semua lokasi, utamanya pada lokasi-lokasi endemik tikus,” ujarnya.
Upaya gropyokan tikus ini, terlebih dulu para petani mencari sarang lubang tikus, kemudian diisi dengan racun yang berbentuk mercon ini lalu di masuk kan kedalam nya, setelah itu tikus akan mati dengan sendirinya di dalam.
Mengingat salah satu permasalahan yang sering meresahkan petani adalah hama tikus yang selama ini menjadi musuh petani yang kerap sukar diantisipasi.
Sehingga demi mengantisipasi serangan hama tikus, Kelompok Tani (Poktan) Desa Sidorejo, Sidowaluyo, melakukan Gerdal di area persawahan desa setempat.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan, Bibit Purwanto menyampaikan, Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Selatan, berupaya memfasilitasi agar sekiranya para petani menjadi mandiri dan berjaya.
“Setelah kami mendengar tentang adanya serangan hama tikus. Kami langsung mengajukan minta bantuan ke Dinas Provinsi Lampung, dan terima kasih telah merespon cepat usulan tersebut, dengan harapan kedepan pada saat belum ada gangguan hama tikus kita sudah ada stok obat racun nya, begitu ada gangguan langsung kita berikan pada para petani,” Kata Bibit.
Gerdal Hama Tikus ini dilaksanakan karena terjadi serangan tikus yang cukup parah, dengan harapan gerakan ini bisa mendapatkan hasil maksimal, apalagi di laksanakan secara serentak bersama – sama.
Menurut nya, ini terjadi bukan di wilayah Sidomulyo saja namun di Palas, Sragi dan Candipuro, maka pada kali ini dilakukan pengendalian hama secara serentak menggunakan racun yang tepat tepat sehingga efektif dalam pengendalian nya serangan hama.
“Ini di lakukan sebelum musim tanam agar pada saat padi sudah tumbuh kita tidak di hantui lagi serangan hama tikus dan jadi kedepan usai panen para petani bersama sama melakukan pengendalian kembali,” pungkasnya. (Slamet Riyadi)












