BeritaDaerah

Desa Cintamulya Gelar Rembuk Stunting di Aula Desa

Avatar photo
327
×

Desa Cintamulya Gelar Rembuk Stunting di Aula Desa

Share this article

LAMPUNG SELATAN (LT) – Pemerintah Desa Cintamulya menggelar kegiatan Rembuk Stunting di Aula Balai Desa pada Selasa (22/07/2025), sebagai langkah konkret dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di desa tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Candipuro Sarwono, Sekretaris Desa Cintamulya Taba, Kepala UPT Puskesmas Candipuro Eka Mayasari, UPT KB Uni Latifah, Pendamping Desa Juhanda, bidan desa, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Candipuro Sarwono menegaskan bahwa stunting adalah masalah serius yang harus ditangani dengan cepat dan tepat.

“Stunting adalah masalah serius. Kita harus menanganinya secara cepat dan tepat agar dapat melahirkan generasi unggul, sebagai sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas,” ujar Sarwono.

Ia juga menyampaikan bahwa melalui forum rembuk stunting ini, pihaknya mengevaluasi progres penanganan sejak 2024 dan menyusun langkah strategis untuk tahun 2026.

“Kita harus berkolaborasi dengan seluruh instansi di Kecamatan Candipuro agar target Zero Stunting di Desa Cintamulya dapat tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Umi Latifah selaku Koordinator Lapangan UPT KB menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

“Target kita adalah menjaga lingkungan di sekitar rumah. Pastikan lokasi sanitasi atau MCK tidak terlalu dekat dengan kandang ternak, karena udara maupun air bisa menjadi media penyebaran penyakit yang berkontribusi pada stunting,” jelasnya.

Umi Latifah juga mengungkapkan bahwa di Desa Cintamulya saat ini tercatat ada 4 anak yang masuk kategori stunting, serta 23 anak lainnya yang terindikasi berisiko stunting berdasarkan data 2024-2025.

“Mari kita bersama-sama berupaya agar angka ini bisa ditekan hingga Desa Cintamulya mencapai Zero Stunting,” pungkasnya.Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Desa Cintamulya, Taba, menjelaskan bahwa dalam forum diskusi ini telah dirancang langkah-langkah konkret yang akan dilaksanakan baik di tahun ini maupun tahun depan.

“Progres penanganan harus berjalan dengan baik. Jika ada kekurangan fasilitas, insyaAllah Pemerintah Desa akan memfasilitasi kebutuhan tersebut. Intinya, kita harus bekerja sama agar tidak ada lagi anak-anak di desa ini yang masuk kategori stunting,” tegasnya.

Dengan terselenggaranya rembuk stunting ini, Pemerintah Desa Cintamulya berharap dapat meningkatkan sinergi antar instansi dalam rangka menurunkan angka stunting secara signifikan di wilayahnya.

(Agung Jalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *