IDI dan Balai Karantina Kesehatan Kelas 1 Panjang Buka Posko di Bakauheni LAMPUNGTERKINI.ID, LAMPUNG SELATAN – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Balai karantinaan kesehatan Kelas 1 panjang Buka posko layanan kesehatan di Pelabuhan Bakauheni. Ikatan Dokter Indonesia atau yang biasa di sebuah (IDI) Cabang Lampung Selatan dan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas 1 Panjang mulai membuka posko layanan kesehatan untuk pemudik di Pelabuhan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan, Jum’at (5/4/2024). Posko kesehatan yang akan beroperasi selama arus mudik hingga arus balik dari tanggal 4 April sampai dengan 17 April. IDI Lampung Selatan selalu rutin membuka posko pelayanan kesehatan setiap arus mudik dan arus balik lebaran. Itu dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian anggota IDI terhadap kesehatan pemudik. Ketua IDI Cabang Lamsel dr. Wahyu Wibisana mengatakan, IDI Lampung Selatan akan ada sekitar 54 dokter dengan rincian empat dokter yang bertugas dalam setiap harinya. Artinya akan ada empat dokter bertugas memberi layanan kesehatan bagi para pemudik. Posko kami berada di area parkiran dermaga regular,” kata dokter Wahyu. Pelayanan kesehatan yang kami berikan ini gratis, maka bagi para pemudik yang merasa kondisinya tidak fit, untuk segera mendatangi posko. Sehingga risiko menyangkut kesehatan bisa dapat ditanggulangi sejak dari Bakauheni sebelum sampai ke rumah masing-masing,” katanya lagi. Dari pantauan, posko IDI dan BKK Panjang menjadi satu kesatuan. Fasilitas di posko kesehatan ini cukup lengkap dengan ketersediaan obat-obatan sampai ambulance pun disiagakan. Senada dengan IDI, BKK Panjang melalui dr. Johansyah menegaskan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PT. ASDP dalam palayanan kesehatan pada arus mudik tahun ini. Kami sudah koordinasi dengan ASDP dan alhamdulillah ASDP juga sangat mendukung keberadaan posko kesehatan yang dimotori IDI dan BKK Panjang. Karena ini amat sangat membantu para pemudik,” ujarnya. BKK Panjang mengerahkan dua unit ambulance dengan dua tipe. Masing-masing ambulance memiliki peran dan fungsi masing-masing. Satu ambulance mobile dan satu ambulance berisi alat medis lengkap dengan dokter yang standby di posko pelayanan kesehatan dan obat-obatan. (Agung Jalu)

IDI dan Balai Karantina Kesehatan Kelas 1 Panjang Buka Posko di Bakauheni
IDI dan Balai Karantina Kesehatan Kelas 1 Panjang Buka Posko di Bakauheni   LAMPUNGTERKINI.ID, LAMPUNG SELATAN – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Balai karantinaan kesehatan Kelas 1 panjang Buka posko layanan kesehatan di Pelabuhan Bakauheni.  Ikatan Dokter Indonesia atau yang biasa di sebuah (IDI) Cabang Lampung Selatan dan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas 1 Panjang mulai membuka posko layanan kesehatan untuk pemudik di Pelabuhan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan, Jum’at (5/4/2024).  Posko kesehatan yang akan beroperasi selama arus mudik hingga arus balik dari tanggal 4 April sampai dengan 17 April. IDI Lampung Selatan selalu rutin membuka posko pelayanan kesehatan setiap arus mudik dan arus balik lebaran. Itu dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian anggota IDI terhadap kesehatan pemudik.  Ketua IDI Cabang Lamsel dr. Wahyu Wibisana mengatakan, IDI Lampung Selatan akan ada sekitar 54 dokter dengan rincian empat dokter yang bertugas dalam setiap harinya.  Artinya akan ada empat dokter bertugas memberi layanan kesehatan bagi para pemudik. Posko kami berada di area parkiran dermaga regular,” kata dokter Wahyu.  Pelayanan kesehatan yang kami berikan ini gratis, maka bagi para pemudik yang merasa kondisinya tidak fit, untuk segera mendatangi posko. Sehingga risiko menyangkut kesehatan bisa dapat ditanggulangi sejak dari Bakauheni sebelum sampai ke rumah masing-masing,” katanya lagi.  Dari pantauan, posko IDI dan BKK Panjang menjadi satu kesatuan. Fasilitas di posko kesehatan ini cukup lengkap dengan ketersediaan obat-obatan sampai ambulance pun disiagakan.  Senada dengan IDI, BKK Panjang melalui dr. Johansyah menegaskan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan PT. ASDP dalam palayanan kesehatan pada arus mudik tahun ini.  Kami sudah koordinasi dengan ASDP dan alhamdulillah ASDP juga sangat mendukung keberadaan posko kesehatan yang dimotori IDI dan BKK Panjang. Karena ini amat sangat membantu para pemudik,” ujarnya.  BKK Panjang mengerahkan dua unit ambulance dengan dua tipe. Masing-masing ambulance memiliki peran dan fungsi masing-masing.  Satu ambulance mobile dan satu ambulance berisi alat medis lengkap dengan dokter yang standby di posko pelayanan kesehatan dan obat-obatan.  (Agung Jalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *