Rumah Warga Sidomulyo di Satroni Perampok

by -2,399 views
Tempat perampok masuk ke rumah Slamet

LAMPUNG SELATAN – Kawanan Perampok bersenjata api (senpi) beraksi di Dusun Purwodadi, Desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (23/2/2020) dini hari.

Apes, Rumah Slamet (60), dan istri nya Basiyah (58) warga Rt : 02, Dusun Purwodadi Desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo, Lamsel di satroni kawanan perampok.

Kejadian bermula, pada pukul 03.50 wib, Basiyah Istri dari Slamet bangun tidur dan langsung menuju ke ruang dapur dirumahnya untuk menyiapkan tempe hasil buatan sendiri untuk di jual kepasar, sementara suami (Slamet) masih tidur diruangan sebelah Dapur.

Pada saat Basiyah sedang menyiapkan tempe yang akan dijual kepasar, tiba-tiba tiga (3) orang perampok masuk kedapur melalui lubang ventilasi yang ada di samping tembok dapur dan langsung menyekap dan mengikat Basiyah dengan tali rapia. Sementara salah satu dari perampok tersebut masuk keruangan sebelah tempat korban yang sedang tidur dilantai.

Ventilasi tempat masuk nya kawanan perampok

Setelah salah satu pelaku perampokan tersebut masuk keruangan tempat Slamet tidur, pelaku langsung membekap korban yang sedang tidur dan mengikatnya dengan tali rapia, lalu membentur-benturkan kepala korban ke lantai hingga wajah nya mengalami luka dan berdarah.

Disaat dua (2) orang pelaku perampokan menyekap korban, satu orang pelaku masuk ke salah satu kamar dan membongkar lemari pakaian yang ada didalam kamar, lalu pelaku mengambil sebuah tas yang ada didalam lemari pakaian tersebut.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga korban, tas tersebut berisi uang tunai dengan jumlah Rp 20 juta dan surat-surat penting lain nya seperti KTP, SIM, KK, BPKB, ATM dan Emas 25 gram milik korban.

“Ya benar, tas yang di ambil perampk itu berisi uang kontan, emas sama surat-surat penting lain nya punya bapak Slamet,” ujar keluarga korban.

Pada saat pelaku sedang melaksanakan aksinya tetangga korban yang bernama Sumijo mendengar suara teriakan korban, lalu Sumijo mengajak para tetangga yang lain untuk mendatangi rumah korban.

Mengetahui diluar rumah sudah banyak masyarakat yang mendatangi rumah korban, salah satu pelaku perampokan memberikan ancaman kepada masyarakat dengan berteriak jangan mendekat setelah itu salah satu pelaku mengeluarkan tembakan.

Mendengar adanya suara tembakan dari pelaku perampokan masyarakat yang sudah mendekati rumah korban langsung mundur. Setelah itu pelaku perampokan langsung kabur melalui pintu belakang rumah.

“Perampok buang tembakan, kami jadi takut, dan kami sempat mundur,” ungkap salah seorang warga setempat, Sumijo.

Setelah pelaku perampokan kabur para tetangga langsung masuk kerumah korban dan langsung memberikan pertolongan kepada korban dengan melepaskan tali yang mengikat tangan Slamet dan Basiah.

Rumah Slamet yang di satroni rampok, tampak Kapolsek dan anggota Koramil 421-07 Sidomulyo di lokasi

Setelah itu korban Slamet dan Basiyah dibawa ke Klinik Dokter Hendra di Candipuro untuk menjalani perawatan dan pengobatan.

Kapolsek Sidomulyo Iptu Edi Iskandar menjelaskan, Minggu (23/2/2020) dinihari telah terjadi perampokan dirumah Slamet warga dusun Purwodadi desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan.

“Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung mendatangi dan lakukan olah TKP dan minta keterangan dari saksi. Tekab 308 Polres Lamsel juga turut membantu melakukan okah TKP, mudah mudahan kasus ini cepat terungkap,”pungkasnya. (heri bbs-met)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.