Nelayan Temukan Mayat Warga Cilacap Jateng di Tepi Pantai Waylunik Panjang

by -1,993 views
Mayat laki-laki yang ditemukan seorang nelayan di pinggir pantai tepat berada dibelakang gudang container di Jalan Yos Sudarso, Waylunik, Panjang, Kamis pagi (9/1/2020) sekitar pukul 07.00 WIB.

BANDAR LAMPUNG-Sosok mayat laki-laki warga Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), ditemukan tergelatak di pinggiran pantai Waylunik, Panjang, Bandarlampung oleh salah seorang nelayan bernama Samaun (63) yang hendak pergi melaut, Kamis pagi (9/1/2020) sekitar pukul 07.00 WIB.

Mayat laki-laki yang ditemukan di pinggir pantai tepat berada dibelakang gudang container di Jalan Yos Sudarso, Waylunik, Panjang tersebut, diketahui bernama Rajab Arbani, warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Saat ditemukan, posisi mayat laki-laki itu dalam posisi telungkup dengan ciri-ciri perawakan agak gemuk, berambut ikal, mengenakan celana jeans warna biru dan berbaju batik warna biru. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian penemuan mayat tersebut ke pihak Kelurahan Waylunik dan Polsek Panjang.

Samaun (63) mengatakan, pagi itu ia hendak pergi melaut, tiba-tiba melihat ada sosok pria dengan posisi telungkup tergeletak di pinggir pantai. Begitu dilihatnya, ternyata sudah tidak bernyawa lagi.

“Saya inikan mau pergi melaut, dan saya kaget lihat ada pria tergeletak di pinggir pantai dan sudah menjadi mayat,”ungkapnya kepada awak media saat ditemui dilokasi, Kamis pagi (9/1/2020).

Dikatakannya, ia tidak mengenal mayat pria yang ditemukannya tersebut, namun cirri-cirinya berambut pendek ikal dan pakainnya serba hitam.

“Saat ditemukan, bagian wajahnya ada bercak darah dan ada bekas luka di kepalanya,”jelasnya.

Sementara Lurah Waylunik, Dodi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya penemuan mayat tersebut dari ketua RT setempat. Saat itu juga, ia melanjutkan laporannya ke Mapolsek Panjang.

“Begitu dapat informasi itu, langsung kami laporkan ke Polsek Panjang dan mendatangi lokasi. Begitu sampai dilokasi, kami bersama petugas memindahkan mayat laki-laki itu ke lokasi yang lebih aman dari jangkauan ombak,”ungkapnya kepada lampungterkini.com.

Selanjutnya, kata Dodi, petugas Inafis Polresta Bandarlampung membawa jasad korban ke Rumah Sakit untuk dilakukan autopsi.

Terpisah, Kapolsek Panjang, AKP Adit Priyanto saat dikonfirmasi mengatakan, jenazah korban yang ditemukan di pinggir Pantai Waylunik, Panjang,  tidak dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), melainkan ke Rumah Sakit A. Dadi Tjokrodipo.

“Jenazah laki-laki itu sudah diserahkan ke piket Reskrim, dan tim Inafis Polresta Bandarlampung sudah membawa jenzah itu  ke RS A. Dadi Tjokrodipo guna dilakukan autopsy. Sampai saat ini, proses itu masih dilakukan,”ujarnya kepada lampungterkini.com.

Mengenai ciri-ciri dari mayat pria tersebut, kata AKP Adit Priyanto, perawakannya agak gemuk dengan tinggi badan sekitar 155 Cm dan korban memakai celana jeans dan baju batik berwarna biru.

“Identitas korban, bernama Rajab Arbani usia 40 tahun. Korban merupakan warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,”terangnya.

Dia menambahkan, terkait adanya luka dibagian wajah hingga berlumuran darah, pihaknya menduga karena terbentur batu karang. Jadi kemungkinan korban ini, hanyut terbawa arus kemudian wajahnya terbentur batu karang.

“Kasus ini sudah dilimpahkan ke Polresta Bandarlampung. Terkait mengenai motif meninggalnya korban, pastinya akan dilakukan penyelidikan lebih dalam oleh petugas,”pungkasnya. (Yad/Z4s)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.